Jakarta, Bimas Islam -- Pemilik Usaha Elzavira Fashion, Azzanie Karima Arroda mengaku kerap berkolaborasi dengan penerima manfaat lainnya untuk mengikuti pameran. Menurutnya, kolaborasi merupakan salah satu kunci keberhasilan usahanya.
"Di grup kami sering bertemu dan menjalin silaturahmi. Melalui pertemuan itu terkadang muncul ide-ide baru bagaimana mengembangkan usaha kita," ungkap Azzanie saat menjadi narasumber Obsesi melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (11/11/2022).
Azzanie mengatakan, dengan adanya bantuan dari program KUA Percontohan Ekonomi Umat dapat membuatnya lebih efisien dalam mengeluarkan ongkos produksi. Selain itu, manajemen keuangan yang diajarkan tim pendamping dari LAZ IZI membuat usahanya semakin berkembang.
"Saat ini, alhamdulillah saya sudah memberdayakan beberapa penjahit lokal untuk membantu usaha ini. Apalagi ketika musim hari raya, pesanan yang masuk bisa mencapai ratusan pakaian," lanjutnya.
Sementara itu, tim pendamping dari Penyuluh Agama Islam KUA Sewon, Nurul Aeni mengaku bangga terhadap para penerima manfaat. Menurutnya, mereka sangat mudah untuk diarahkan dan memiliki inisiatif tinggi.
"Jadi kita tidak perlu repot untuk mendorong mereka. Bahkan, terkadang tanpa diingatkan, mereka sudah bergerak sendiri untuk memperkenalkan produknya," ujar Nurul.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



