Sofifi, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam sekaligus Ketua Panitia Nasional Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26, Syamsul Bahri berjalan cepat menuju Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku Utara, Sofifi, Kamis (14/10/21) siang.
Didampingi Sekretaris Panitia STQH, Rijal Ahmad Rangkuty, Syamsul melakukan Check In dengan menggunakan QR Barcode pada aplikasi Peduli Lindung di pintu masuk Kanwil Kemenag. Beberapa detik kemudian, nama dan identitas Syamsul muncul dengan kode hijau.
"Semua yang masuk ke venue siapa pun, harus melakukan Check In," katanya.
Setelahnya, Syamsul bergegas menuju kursi yang sudah disiapkan panitia guna membuka secara resmi dan menyaksikan secara langsung proses registrasi ulang 12 kafilah STQH Nasional ke-26.
Sesaat setelah dibuka, pembawa acara mempersilakan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe untuk memberikan sambutan. Sarbin secara khusus memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Sarbin juga mengingatkan dan mencontohkan kepada semua yang terlibat pada STQH Nasional ke-26 untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Katanya, menekan laju penyebaran Covid-19 merupakan kewajiban semua pihak.
"Kita semua wajib menekan penyebaran Covid-19. Taat dan disiplin menerapkan prokes, di mana pun," tegasnya.
Atas alasan tersebut, Sarbin juga meminta kepada semua pihak untuk tidak tersinggung jika diingatkan oleh petugas.
"Mohon tidak tersinggung jika ada yang bertanya hasil PCR dan meminta check in di aplikasi Peduli Lindungi. Ini semua demi keselamatan kita," tegasnya.
Sebagai informasi, proses daftar ulang peserta STQH Nasional ke-26 dijadwalkan selama dua hari, Kamis-Jumat, 14-15 Oktober 2021.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



