Kuansing, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Yasri mengatakan, umat Islam di wilayah Gunung Toar mencapai 99 persen. Meski demikian, ia tetap berupaya menjaga kerukunan, baik antargolongan umat Islam maupun dengan agama lain.
Yasri menjelaskan, salah satu upaya yang terus dilakukan KUA Gunung Toar dalam menjaga kerukunan adalah dengan melakukan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi adalah kunci menjaga ketenteraman lingkungan.
“Kita senantiasa menjaga tali silaturahmi antarpemeluk agama, juga di dalam tubuh umat Islam itu sendiri. Selain itu, kita juga rutin melakukan koordinasi dan komunikasi dengan jejaring lokal lintas sektor,” ujar Yasri di Kuansing melalui keterangan tertulis, Selasa (12/1).
Ia menerangkan, selama ini koordinasi dan komunikasi berjalan baik. Melalui koordinasi dan komunikasi inilah jejaring lokal mengetahui program-program di KUA, termasuk program yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama.
“Alhamdulillah kita rutin membina hubungan lintas sektoral yang menjadi jejaring lokal kita dalam program Lestari Pusaka Sakinah. Kita sudah melakukan sembilan kali pertemuan dengan jejaring lokal seperti Camat, Danramil, Kapolsek, seluruh Kepala Desa, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, semuanya mendukung program kerja kita,” kata Yasri.
Yasri berharap melalui sinergi lintas sektor ini bisa semakin merekatkan rasa kebersamaan, sehingga menumbuhkan kerukunan di tengah masyarakat. “Tentu kita berharap wilayah Gunung Toar ini selalu aman, tentram, dan damai,” harapnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



