Kebumen, Bimas Islam --- KUA Buayan, Kabupaten Kebumen bersama BAZNAS Kabupaten Kebumen, Pemerintah Kecamatan, dan Kepala Desa se-Kecamagan Buayan menjalin sinergi mewujudkan masyarakat sadar zakat. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Buayan ini, Kepala KUA Buayan, Fatachul Husen menyampaikan pentingnya profesionalisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Desa.
"Jika masyarakat sadar zakat, maka penghimpunan zakat akan makin optimal. Zakat yang terhimpun secara optimal akan sangat bermanfaat dalam menyejahterakan masyarakat," ungkap Fatachul di Buatan melalui keterangan tertulis kepada bimasislam, Senin (7/3/22).
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat, infak, sedekah, dan wakaf, Fatachul juga mengingatkan pentingnya profesionalitas para petugas UPZ. Katanya, profesionalisme akan meningkat kepercayaan masyarakat.
"UPZ yang sudah ada di setiap desa harus terus meningkatkan kapasitasnya. Jika petugas UPZ profesional, maka masyarakat akan semakin yakin saat menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf," tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini, perwakilan Baznas Kabupaten Kebumen, Ahmad Sahli Syam dan Sumanto. Pertemuan juga dihadiri Pemerintah Kecamatan Buayan, Kepala Desa, dan Pengurus UPZ se-Kecamatan Buayan.
"Sinergi lintas sektor seperti ini juga sangat penting. Mari terus edukasi masyarakat melalui KUA, Penghulu, Penyuluh, Pemerintah Desa, dan Pengurus UPZ bahwa zakat dan infak serta wakaf ini sangat penting. Selain merupakan ajaran Islam, amalan ini juga bisa menjadi sarana terwujudnya kesejahteraan masyarakat," pungkas Fatachul.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



