Palembang, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar mendorong petugas KUA memperluas ekosistem pelayanan. Menurutnya, hal ini menjadi kemestian dalam upaya menyukseskan Revitalisasi KUA yang merupakan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
"Bangun ekosistem KUA di tengah masyarakat. Ekosistem yang terhubung dengan fungsi pemerintahan di tingkat kecamatan. Ekosistem yang terhubung dengan fungsi keagamaan dan adat budaya di tingkat kecamatan," harap Fuad secara daring dalam penutupan Bimtek Petugas Layanan KUA di Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Jumat (15/7/22) malam.
Fuad menegaskan, KUA tidak boleh berada di lingkungan eksklusif yang hanya mengenal dan dikenal dalam layanan keagamaan. "KUA harus mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem pemerintahan, kepemudaan, dan kemasyarakatan yang lebih luas," harapnya.
Kesadaran ini, lanjut Fuad, harus dimiliki setiap petugas KUA. Menurutnya, masyarakat di tingkat kecamatan membutuhkan dan berkepentingan terhadap berbagai layanan dan informasi yang tersedia di KUA.
"Jadikan KUA sebagai sahabat masyarakat. KUA sebagai mitra umat dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah masyarakat. Meskipun KUA tidak bisa memberikan kata putus atau solusi akhir terhadap suatu masalah, tetapi KUA berperan sebagai katalisator terhadap masalah yang dikonsultasikan masyarakat," tandas Fuad.
Sebagai informasi, Bimtek Petugas Layanan KUA dihelat Subdit Bina Kelembagaan KUA Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah. Bimtek ini dilaksanakan di Provinsi Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



