Pematangsiantar, Bimas Islam -- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Pematangsiantar melaksanakan bimbingan kepada warga binaan di masjid Lapas Wanita Kelas IIA Kota Pematang Siantar, Rabu (26/10).
Ketua Pokjaluh Kota Pematangsiantar, Masdawiyah mengatakan, Penyuluh Agama Islam sebagai leading sektor bimbingan masyarakat Islam mempunyai tugas yang tidak ringan. Menurutnya, seorang penyuluh harus bisa menjadi individu multifungsi.
"Ia harus mampu bertindak sebagai motivator, fasilitator, sekaligus katalisator dalam dakwah Islam," ujar Masdawiyah.
Ia mengatakan, seorang penyuluh harus memiliki manajemen dakwah yang baik. Tanpa manajemen yang baik, lanjutnya, masyarakat tidak akan menangkap pesan keagamaan yang disampaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Masdawiyah mengajak kepada segenap warga binaan untuk disiplin melaksanakan salat. Ia menegaskan, salat merupakan ibadah paling utama, bahkan merupakan perkara pertama yang akan dipertanyakan di hadapan Allah SWT.
"Jika salat kita bagus, maka amalan lainnya ikut bagus. Maka, kita diwajibkan menjaga dan menegakkan salat agar selamat di dunia dan akhirat," tegasnya.
Masdawiyah berharap, dengan bimbingan dan penyuluhan yang diberikan, warga binaan Lapas Wanita Kelas IIA menjadi insan yang taat dan mempunyai kepribadian yang lebih baik.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



