Makassar, Bimas Islam --- Konsultan Publik Markplus, Herry Prasetyadi menjadi salah satu narasumber pada Bimtek Petugas Layanan KUA di Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Gammara, Kota Makassar, Kamis (30/6/22). Herry menyampaikan, layanan prima yang dilaksanakan petugas membuat KUA dibutuhkan masyarakat.
"Jadikan layanan KUA sebagai kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat datang ke KUA. Kita bertugas meyakinkan masyarakat agar datang ke KUA untuk mendapatkan layanan keagamaan," ungkap Herry.
Herry menambahkan, masyarakat masih belum mengetahui fungsi KUA selain pencatatan nikah dan rujuk. Ia mengajak peserta Bimtek untuk terus menyosialisasikan tugas dan fungsi KUA.
"Terus sosialisasikan dan edukasi masyarakat tentang layanan keagamaan di KUA. KUA tidak hanya mencatat pernikahan, tetapi juga pusat edukasi, konsultasi, dan pendampingan masalah keagamaan," terangnya.
Dalam memberikan layanan, Herry mengingatkan Petugas dan Kepala KUA dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara untuk menggunakan empati.
"Pelayanan adalah memahami permasalahan pelanggan baik internal maupun eksternal dan memberikan bantuan," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



