Makassar, Bimas Islam --- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib menyampaikan lima transformasi pada Revitalisasi KUA. Hal ini disampaikan Gus Adib, sapaan akrabnya, pada Bimtek Petugas Layanan KUA di Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Kamis (30/6/22) malam.
"Revitalisasi KUA mengubah profil layanan KUA yang selama ini bersifat dokumentasi dan administrasi menjadi berorientasi kepada kebutuhan masyarakat berupa bimbingan, layanan, konsultasi, dan pendampingan persoalan keluarga dan keagamaan" ungkap Gus Adib.
Transformasi kedua, lanjut Gus Adib, KUA bersifat aktif dan responsif dalam melayani masyakarat. Katanya, Petugas KUA harus mau melakukan jemput bola saat melayani.
"Transformasi ketiga, KUA harus hadir dan mendampingi masyarakat. Petugas KUA diharapkan terdepan dalam mengetahui dan berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat," tambahnya.
Dalam memberikan layanan, lanjutnya menjelaskan transformasi keempat, KUA berorientasi pada hasil dan kualitas. Petugas KUA melaksanakan tugas sepenuh hati dan tidak asal bekerja.
"Kelima, KUA menjadi leading sector dalam pembangunan keluarga. KUA memimpin jejaring di tingkat kecamatan dalam membangun ketahanan keluarga," pungkasnya.
Sebagai informasi, Revitalisasi KUA merupakan program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Pada 2021, Revitalisasi KUA sudah dilaksanakan di 106 KUA. Pada semester pertama 2022, Revitalisasi KUA sedang dilaksanakan di 400 KUA.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



