Semarang, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wonotunggal, Arjo Witono menginginkan adanya pelayanan wakaf yang maksimal. Ia pun meminta jajarannya untuk menerapkan sistem jemput bola atau datang langsung kepada masyarakat.
“Kita mengutamakan pelayanan terbaik pada masyarakat. Kami di KUA Kecamatan selalu mengedepankan ketepatan dan kecepatan layanaanya, tidak terkecuali dengan pelayanan tentang Akta Ikrar Wakaf,” kata Arjo usai melayani Ikrar Wakaf tiga warga Kecamatan Wonotunggal, Jumat (16/4).
“Dalam pelayanan Akta Ikrar Wakaf ini, KUA langsung jemput bola menuju sasaran. Jadi bukan masyarakatnya yang ke KUA, namun KUA sendiri yang datang menemui di masyarakat yang hendak melakukan Ikrar Wakaf,” sambungnya.
Menurut Arjo, hal itu dilakukan mengingat banyak masyarakat yang sama sekali tidak mengetahui aturan maupun prosedur wakaf, sehingga petugas dari KUA maupun penyuluh agama Islam selalu memfasilitasi masyarakat yang ingin mewakafkan sebagian hartanya.
Arjo juga menyampaikan terima kasih atas kerja yang cepat dan tepat pada penyuluh agama Islam Wonotunggal yang telah sigap melihat persoalan yang ada di masyarakat, salah satunya adalah soal wakaf, sehingga masyarakat dengan mudah mewakafkan sebagian tanahnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



