Kepulauan Mentawai, Bimas Islam --- Masyarakat lintas agama hadir dalam peletakan batu pertama dan kalibrasi arah kiblat Masjid Bahrul Ulum Dusun Sute'uleu, Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala KUA Sibereut Utara, Rino Afrizuli.
Tidak hanya tokoh Muslim, masyarakat dari lintas agama juga hadir dan membantu dalam kegiatan tersebut. Rino menjelaskan, toleransi telah terjalin baik di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
"Toleransi beragama sangat dijaga di Kepulauan Mentawai ini. Alhamdulillah hampir tidak ada gesekan dan konflik antarumat beragama," ungkap Rino kepada bimasislam, Senin (7/3/22).
Rino menjelaskan, masyarakat Muslim di Mentawai sebanyak 23%. Sedangkan agama lainnya sebanyak 77%.
"Kami terbiasa saling bergotong royong dalam berbagai kegiatan. Termasuk dalam menyiapkan lahan pembangunan masjid hingga peletakan batu pertama dan nanti pembangunan, insyaallah kami akan terus saling bekerja sama," tambahnya.
Pada peletakan batu pertama Masjid Bahrul Ulum ini, kisah Rino, masyarakat lintas agama turut membantu dengan antusias. "Ada tokoh agama yang memberikan sambutan dan dengan jelas serta tulus mendoakan dan berharap agar masjid bisa segera selesai," pungkas Rino.
Dihubungi terpisah, Ketua Pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Ustaz Anton mengaku bersyukur. Pria ini menjelaskan, lokasi pembangunan masjid merupakan tanah hibah seluas 50 x 50 meter.
"Terima kasih kepada para donatur dan Unit Pengumpul Zakat Semen Padang. Semoga Allah berikan balasan terbaik atas donasi yang diberikan," harap Anton.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



