Bogor, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Syamsul Bahri mendorong jajarannya untuk menciptakan gebrakan program. Selain sebagai bentuk profesionalisme, gebrakan ini juga dimaksudkan sebagai syiar Islam.
"Kita harus aktif, semangat, dan penuh energi. Ada amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan. Program Direktorat Penerangan Agama Islam merupakan bagian dari syiar kita di nusantara dan dunia internasional," ungkap Syamsul dalam Rapat Koordinasi bersama pejabat eselon III dan IV Direktorat Penerangan Agama Islam di Bogor, Ahad (26/9/21) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menekankan pentingnya kreativitas program yang sesuai dengan perkembangan zaman dan sosialisasi moderasi beragama sebagai salah satu program prioritas Kemenag.
"Kegiatan yang update, sesuai dengan perubahan zaman. Jangan monoton. Munculkan sebanyak mungkin program inovatif," tambahnya.
Dalam mewujudkan program tersebut, tambah Syamsul, dibutuhkan kecerdasan dan sinergi. "Kita tidak bisa sendiri. Kita butuh usul, dialog, membayangkan, dan menyiapkan," tambahnya.
"Kita juga harus terukur dan terencana dalam berjihad di Kementerian Agama, berkarya, bermanfaat," tegas mantan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur ini.
Dalam rapat koordinasi yang menerapkan protokol kesehatan ketat ini, Syamsul tengah mematangkan kegiatan prioritas berupa Kemah Moderasi Beragama.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



