Sofifi, Bimas Islam --- Seisi ruangan Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara (Malut) disirami haru setelah Aida Ainun Balqis selesai tampil pada Cabang Hafiz 20 Juz pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26, Rabu (20/10/21).
Aida yang merupakan kontingen dari Maluku Utara ini berhasil membuat penonton meneteskan air mata. Alasannya, di usianya yang baru 10 tahun namun mampu tampil dengan baik pada musabaqah Al-Qur'an tingkat nasional.
"Umurnya 10 tahun. Hafal 30 juz. Mulai menghafal di usia 7 tahun, selesai pada usia 9 tahun," kata Aida, malu-malu.
Dijumpai di lokasi yang sama, ibu Aida, Leni Fitriyani (47) bercerita asal mula anaknya menghafal Al-Qur'an. Hal itu terjadi ketika Aida memasuki usia 7 tahun.
"Saya sedang ke Jakarta. Tiba-tiba suami saya menelepon kalau Aida hafal 10 ayat An-Naba'. Bagi saya, 10 ayat itu sangat luar biasa," ungkap Leni.
Modal hafalan 10 ayat itulah yang melecut semangat Leni untuk membimbing anaknya menjadi seorang hafizah. Dengan metode pendampingan, jerih payah Leni membuahkan hasil. Buah hati Leni, Aida berhasil menjadi hafizah dan menyandang juara 3 Cabang Tahfiz 20 Juz pada MTQ Padang, Sumbar tahun 2020.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



