Banyuwangi, Bimas Islam - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi meluncurkan inovasi Program Sistem Informasi Digital untuk memberikan Layanan Murah, Cepat, dan Ramah (Si Durian Merah). Kepala KUA Songgon, Fathur Rahman mengatakan, program diluncurkan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan keagamaan di KUA Songgon.
“Semenjak program berjalan 2 bulan lalu, masyarakat menyambut baik Si Durian Merah,” kata Fathur di Banyuwangi, Senin (14/11).
Fathur menjelaskan, inovasi berbentuk scan barcode dengan enam macam layanan seperti Daftar Nikah, Duplikat Buku Nikah, Rekomendasi/Pindah Nikah, Legalisir Buku Nikah, Pendaftaran Wakaf, dan Daftar Simas Masjid yang telah dicetak dan ditempel ke rumah-rumah.
“Masyarakat cukup scan barcode sesuai enam layanan kemudian operator layanan akan mengetahui data yang diupload masyarakat. Jika ada kekurangan dokumen akan diberitahu melalui pesan whatsapp,” ujarnya.
“Jika dokumen lengkap, akan diproses dan diberitahu kapan hasilnya bisa diambil,” lanjutnya.
Fathur berharap, hadirnya layanan ini bisa semakin mendekatkan masyarakat kepada KUA. Masyarakat cukup menscan untuk mengakses layanan tanpa harus mendatangi KUA.
"Ini juga merupakan bagian dari implementasi PMA No. 34/2016 sekaligus penerapan salah satu dari lima nilai budaya kerja, yaitu inovasi," pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



