Jakarta, Bimas Islam --- Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat menginspirasi umat Islam untuk mempelajari, memahami, dan mengaktualisasikan pesan-pesan keagamaan dari Al-Qur'an dalam rangka peningkatan kualitas ketakwaan diri dan umat. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (29/4).
"Kualitas pengamalan intisari ajaran Islam yang berpedoman pada Al-Qur'an dan As-Sunnah sejatinya menentukan kualitas peran dan partisipasi umat Islam dalam pembangunan bangsa, negara, dan peradaban kemanusiaan yang dibangun sebagai warga dunia," terang Fuad.
Fuad mengatakan Al-Qur'an merupakan sumber utama akhlak muslim, terkait hubungan manusia dengan Allah SWT, dengan sesama manusia, serta dengan alam sekitar. Sehingga umat Islam diminta untuk senantiasa mempelajari ayat-ayat suci Al-Qur’an.
"Terjadinya disorder sosial, ekonomi, budaya, politik dan ekosistem alam di berbagai belahan dunia, terutama karena manusia mengabaikan amanat Ilahi dalam Al-Qur’an agar menjaga keseimbangan hablum minallah dan hablum minannaas," jelasnya.
Fuad mengatakan Al-Qur'an menjadi pengingat umat manusia pada tujuan penciptaan dan fungsi kehadirannya manusia di dunia, yakni beribadah kepada Allah dalam arti yang luas.
"Manusia adalah khalifah Allah di bumi yang diberi tugas menegakkan kebenaran, keadilan, kebaikan, dan kemaslahatan serta mencegah timbulnya kerusakan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



