Bogor, Bimas Islam --- Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia belum berakhir. Tantangan ini ditanggapi dengan beragam inovasi oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag). Inovasi ini dilakukan sehingga Penyuluh bisa tetap melakukan tugas dan fungsinya dalam memberikan bimbingan keagamaan dan kebangsaan.
"Kami tetap melakukan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) melalui virtual. Salah satunya saat diminta sebagai narasumber dalam halalbihalal di Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (P3H) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ungkap PAI Ciomas, Siswanto di Ciomas melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Rabu (19/5/21).
Dalam kesempatan tersebut, pria yang dikenal dengan nama Ustaz Abdul Aziz Siswanto ini menyampaikan pentingnya menjaga semangat ibadah setelah Ramadan. Menurutnya, bukti keberhasilan Ramadan bisa dilihat dari kualitas dan manfaat seseorang bagi sesamanya.
"Ramadan sebagai bulan pendidikan seharusnya mampu membuat kita lebih bersemangat untuk berbuat kebajikan dan menebarkan manfaat bagi semua umat. Karena manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya," tambah Penyuluh Teladan Kabupaten Bogor Tahun 2016 ini.
Siswanto menambahkan, bulan Ramadan yang baru saja pergi hendaknya dijadikan sarana latihan untuk membentuk karakter positif. Menurutnya, karakter itulah yang seharusnya ditampilkan oleh alumni Ramadan di sepanjang tahun.
"Senantiasalah hadirkan Ramadan agar semangatnya terus melekat dalam kehidupan kita. Ramadan mendidik kita untuk jujur, disiplin, cakap, terampil dan teratur. Maka implementasikanlah dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kinerja kita," pungkasnya.
Acara halalbihalal ini dihadiri secara virtual oleh pegawai, profesor riset, teknisi, dan staf P3H Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan disiarkan secara langsung di kanal Youtube.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



