Kota Serang, Bimas Islam --- Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, Nanang Fatchurohman menyambut baik perhelatan Pembinaan Seniman dan Budayawan Islam Provinsi Banten di Hotel Le Dian, Kota Serang. Nanang menyebut, seni dan budaya Islam di Banten telah menjadi ikon syiar Islam di Nusantara dan dunia.
"Embrio budayawan dan seniman Banten menjadi ikon syiar Islam di Nusantara bahkan dunia. Kita paham betul, banyak tokoh budayawan dan seniman Islam hingga alim ulama Banten yang tidak hanya terkenal di kancah nasional tetapi juga internasional," ungkap Nanang di Hotel Le Dian, Kota Serang, Rabu (3/8/22) malam.
Nanang menyebutkan nama besar Syekh Nawawi Al-Bantani yang keilmuannya dirujuk masyarakat Muslim internasional. Katanya, sejarah Banten tidak bisa dipisahkan dari budayawan, seniman, dan tokoh Muslim.
"Sejarah mencatat, Banten pada awal abad ke-19 menjadi rujukan ulama Nusantara dan dunia. Banten mencatat hadirnya seni dan budaya sebagai alunan melodi indah tanpa membedakan suku, ras, agama, dan asal daerah," terangnya.
Di hadapan Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri dan Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi, Nanang menjelaskan, sejarah Banten senantiasa mengedepankan kerukunan yang merangkul semua kalangan.
Nanang menambahkan, kerukunan yang direkatkan melalui seni dan budaya akan terus dilestarikan dengan menggandeng berbagai pihak, seperti Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, sanggar seni, serta majelis budayawan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



