Jayapura, Bimas Islam --- Kabid Penaiszawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Ani Matdoan mengatakan, program zakat yang saat ini dilakukan adalah melakukan pembinaan terhadap Lembaga Amil Zakat (LAZ).
“Saat ini kami intens melakukan pembinaan LAZ di Kabupaten/Kota untuk memperbaiki kinerja pengumpulan zakat di Papua,” katanya di Jayapura saat dihubungi via pesan Whatsapp, Jumat (23/7).
Ani mengakui, kendala yang dihadapi LAZ di Papua adalah belum tertata administrasi, tujuan lembaga, dan sasaran pengumpulan.
“Kalau semua sudah dibenahi, masa depan zakat di Indonesia Timur akan baik,” ujarnya.
Ani mengatakan, saat ini zakat di Papua hanya sebatas keperluan menjelang Idulfitri, belum untuk program pengentasan kemiskinan.
“Potensi zakat di Papua cukup besar namun kesadaran masyarakat untuk berzakat masih sebatas menunaikan zakat fitrah,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



