Yogyakarta, Bimas Islam --- Penghulu dan Penyuluh Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam menyampaikan visi misi Kementerian Agama (Kemenag). Oleh karena itu, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin berharap para penyuluh dan penghulu dapat terus meningkatkan kompetensi literasi, termasuk melalui medium digital.
“Di era digital seperti saat ini, penguasaan literasi media dan literasi digital sangatlah penting,” katanya saat memberikan sambutan dalam ‘Kegiatan Pelatihan Komunikasi Kehumasan Melalui Media Kreatif bagi Penghulu dan Penyuluh di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta' di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Rabu (21/10).
Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu mengatakan, penguasaan terhadap literasi digital dan media saat ini sangat vital. Sebab, keduanya memiliki keterkaitan satu sama lain.
“Peningkatan literasi media dan digital diperlukan untuk memberikan pelayanan berkualitas serta menyapa para milenial dan kaum menengah ke atas perkotaan,” ujarnya.
Kamaruddin berharap seluruh penghulu dan penyuluh dapat memanfaatkan media digital sebagai instrumen atraktif. Dikatakannya, pesan dakwah melalui media digital juga dapat berjalan lebih efektif.
“Kalau ingin menyampaikan pesan dakwah lebih luas, kita harus bisa berkontestasi dengan media digital,” pungkasnya.
Kegiatan Pelatihan Komunikasi Kehumasan Melalui Media Kreatif bagi Penghulu dan Penyuluh Agama Islam digelar di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta dari tanggal 21 hingga 23 Oktober 2020. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DI Yogyakarta, Edhi Gunawan itu menghadirkan narasumber para praktisi di bidang media kreatif.
(Humas Bimas Islam)



