Cilacap, Bimas Islam -- Penyuluh agama Islam KUA Cilacap Utara, Salim tak pernah lelah menjaga kerukunan umat beragama di wilayah kerjanya. Sejauh ini, kata Salim, hubungan antarumat beragama di wilayah Cilacap Utara terjalin harmonis.
"Hubungan antarumat beragama di Cilacap Utara secara umum sangat rukun. Umat Islam sebagai mayoritas sangat mengayomi umat minoritas," ujar Salim di Cilacap, Rabu (16/11).
Menurut Salim, kerukunan terjalin karena saling memahami antara satu umat dengan umat yang lain. Termasuk, kata dia, hubungan baik juga terjalin di internal umat Islam.
"Kuncinya adalah saling pengertian, tidak mengusik peribadatan agama lain. Kalau sesama umat Islam, tidak mengusik pendapat masing-masing. Jadi beragama sesuai dengan apa yang diyakininya," katanya.
Selain saling pengertian, lanjut Salim, juga saling kerja sama dan membantu. Dia mencontohkan, saat umat Islam memiliki kegiatan sosial kemasyarakatan, maka umat agama lain akan membantu sesuai dengan batasannya. Begitu pun sebaliknya.
"Kerukunan semakin kuat setelah hadirnya program Angkringan Moderasi Beragama. Program ini memungkinkan seluruh umat beragama di Cilacap untuk duduk bareng membangun Cilacap yang rukun dan beradab," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



