Langkat, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, rutin membantu masyarakat kurang mampu melalui program ‘Penyuluh Berbagi’. Program tersebut dilakukan sebulan sekali dengan melibatkan seluruh Penyuluh di kecamatan.
Koordinator Penyuluh untuk tiga wilayah di Kabupaten Langkat, Khairil Efendi mengatakan, program Penyuluh Berbagi ini adalah inisiatif dari Penyuluh non PNS Kecamatan Wampu di mana sumber pendanaannya berasal dari swadaya yang mereka kumpulkan secara mandiri.
“Ini adalah yang ketiga kalinya bertempat di Desa Kebun Balok, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Program ini sekaligus bentuk safari Jumat,” kata Khairil dalam keterangannya kepada bimasislam usai Bimbingan Penyuluh (Bingluh) di Radio Perkasa 99,7 FM, Jumat (3/9).
Khairil mengungkapkan, medan jalan yang berbatu dan tanah berlumpur tidak menyurutkan langkah para Penyuluh dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Meskipun, kata dia, lelah kerap menghampiri akibat jalan yang dilewati tidak mudah, tapi segera hilang ketika bantuan tersebut sampai kepada yang berhak menerima.
“Jalan yang kita lewati kalau musim panas berdebu dan kalau musim hujan sangat becek. Semua itu terobati ketika silaturahmi kita dengan para duafa terjalin, melihat mereka menangis bahagia karena merasa diperhatikan,” ujar Khairil yang juga turut serta bersama Penyuluh Wampu datang ke Desa Kebun Balok.
Tak lupa, Khairil berterima kasih kepada Kepala Desa Kebun Balok dan seluruh pihak terkait yang sudah menerima dengan baik, sehingga program Penyuluh Berbagi dapat terlaksana dengan semestinya.
“Tentu kita tidak lupa tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum program Penyuluh Berbagi ini dilaksanakan, para Penyuluh laki-laki menjadi khatib Jumat di lima masjid yang ada di desa tersebut. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



