Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan, momentum Hari Zakat Nasional dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Hal ini disampaikan Tarmizi saat menjadi pembicara Webinar Puncak Perayaan Hari Zakat Nasional 2022 yang diselenggarakan Forum Zakat (FOZ) secara daring melalui zoom meeting, Jumat (29/4/2022).
Tarmizi menyampaikan, ada 4 filantropi Islam yang dapat digunakan untuk membangkitkan perekonomian umat, yakni zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Keempat filantropi Islam tersebut, lanjutnya, sangat bermanfaat dalam hal pemberdayaan masyarakat.
"Dari keempat jenis filantropi Islam tersebut, dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat, menghindari utang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan," papar Tarmizi.
Tarmizi menambahkan, berdasarkan data dari Ditjen Dukcapil Kemendagri, jumlah umat Islam yang bekerja dan mempunyai penghasilan mencapai 131 juta jiwa. Hal ini, menurutnya, sangat potensial untuk meningkatkan capaian zakat nasional yang masih jauh dari potensinya.
"Selain sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, umat Islam di Indonesia juga terkenal dengan tingkat kedermawanan tinggi," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



