Banjarnegara, Bimas Islam --- Kasi Bimas Islam Kankemenag Banjarnegara, Ali Mustofa menegaskan, dalam memperkokoh kerukunan, Penyuluh Agama Islam (PAI) penting untuk memahami wawasan kebangsaan.
Hal ini disampaikan Ali Mustofa saat membuka forum Pengarusutamaan Wawasan Kebangsaan Bagi Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Banjarnegara di Gedung Majelis Taklim Darussalam, Banjarnegara pada Senin (18/7/22).
“Keberadaan Penyuluh Agama Islam memiliki fungsi strategis dalam membangun bangsa. Fungsinya tersebut meliputi informatif, konsultatif, edukatif, dan advokatif,” kata Ali Mustofa.
Dia menjelaskan, untuk melaksanakan fungsinya dengan baik, PAI perlu memiliki kecakapan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap kebangsaan yang menjadi teladan di masyarakat. Hal ini, menurutnya, akan membantu PAI dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan.
“Kegiatan Pengarusutamaan Wawasan Kebangsaan ini untuk memberikan penguatan kepada Penyuluh Agama Islam tentang pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan,” tuturnya.
Ali melanjutkan, PAI merupakan garda terdepan di masyarakat dalam memberikan pemahaman yang benar, khususnya seputar wawasan kebangsaan. Karenanya, dia kembali menegaskan pentingnya PAI memahami wawasan kebangsaan.
“Wawasan kebangsaan sendiri merupakan suatu cara memahami keberadaan jati dirinya sebagai warga negara dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsanya. Dengan memahami wawasan kebangsaan itu, para penyuluh agama dapat menjadi teladan bagi masyarakatnya,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



