Keunggulan Perpustakaan Digital ini juga terlihat dari fitur layanan khotbah Jumat sebagai pedoman bagi para khatib, menawarkan 112 judul naskah dengan total kunjungan 29.786 dan unduhan sebanyak 3.580 terhitung dari Juni 2023 hingga saat ini.
Terkait itu, Dirjen Bimas Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin menegaskan, Perpustakaan Bimas Islam (Elipski) diharapkan dapat menjadi rujukan dan sumber literasi keagamaan yang mudah diakses masyarakat.
“Elipski harus menampilkan keunikan dengan menyajikan beragam literatur yang substansial, disertai akses yang mudah bagi masyarakat,” tegasnya dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kepustakaan Islam bertema ‘Refleksi dan Evaluasi Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam’ di Jakarta, Senin (29/1/2024).
Dirjen juga menekankan pentingnya literatur keagamaan Islam modern maupun klasik agar termuat dalam Elipski.
“Ini merupakan bagian dari upaya melestarikan dan menjaga literatur keislaman secara digital, baik yang klasik maupun modern,” ungkap Dirjen.
Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Dir Urais Binsyar), Adib juga menambahkan, Elipski akan dikembangkan melalui pembaruan dalam tampilan, fitur, dan layanannya.
“Elipski akan hadir dengan nuansa yang lebih kekinian dan beragam, contohnya terdapat fitur kultum. Karenanya, roadmap yang disusun akan menyempurnakan tahap pengembangan layanan literasi dari Elipski,” jelas Adib.
Acara FGD Bidang Kepustakaan Islam itu mengundang perwakilan Kemendikbud, BRIN, Pustakawan Masjid Istiqlal, Pokja AKA, Pustakawan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, LTMNU, LPBKI MUI, dan lainnya.
Wcp/Mr



