Sarolangun, Bimas Islam --- Sebanyak 6 asrama santri putra dan 1 asrama ustaz di Pondok Pesantren Nidaul Qur'an, Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi hangus dilahap jago merah. Menyikapi musibah tersebut, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Sorolangun, Jambi menunjukkan kepedulian sosial melalui penggalangan dana secara sukarela.
"Kami tergerak membantu. Menggalang dana dari Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS," ungkap Ketua Pokjaluh Sarolangun, Ali Akbar melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (20/12/21).
Dana yang terkumpul diberikan secara langsung oleh Kepala Kankemenag Sarolangun, Syatar bersama Yayasan Ikromul Qur'an dan diterima Pengasuh Pondok Pesantren Nidaul Qur'an.
"Dana terkumpul sebanyak Rp 6.500.000,- dan 4 kardus alat tulis yang terdiri dari buku dan pulpen," terangnya.
Secara khusus, Ali menyampaikan ungkapan terima kasih atas kekompakan Penyuluh Agama Islam. Ali berharap bantuan tersebut mempu menghibur dan membantu korban kebakaran.
"Semoga para korban diberi kesabaran dan kekuatan. Apalagi api membakar semuanya, hanya baju tersisa di badan yang tidak hangus terbakar," pungkas Ali.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



