Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) akan menggelar “Bina Moderasi Beragama bagi Generasi Islam Milenial” selama dua hari, Rabu-Kamis (9-10/6) di Palembang, Sumatera Selatan.
Kepala Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Akmal Salim Ruhana mengatakan, kegiatan tersebut dinilai sangat penting untuk mengajak generasi muda dalam berpikir moderat dan memiliki wawasan kebangsaan.
“Moderatisme keberagamaan merupakan warisan yang sejak lama digaungkan oleh para ulama pendahulu. Dan Indonesia sejatinya berhasil membangun moderasi beragama, dan moderasi beragama dipandang sebagai solusi penanganan konflik,” ungkap Akmal di Jakarta, Rabu (8/6).
Menurutnya, Indonesia memiliki banyak pengalaman dalam menjadikan moderasi beragama sebagai jalan tengah dalam keberagaman beragama terutama di era disrupsi teknologi informasi.
“Wajah moderasi beragama nampak dalam hubungan harmoni antara Islam dan kearifan lokal (local value). Hal itu sebagai warisan budaya Nusantara, mampu disandingkan secara sejajar, sehingga antara spirit Islam dan kearifan budaya berjalan berdampingan, dan tidak saling menegasikan,” paparnya.
Maka kegiatan ini menurut Akmal sangat penting mengajak para generasi muda dari berbagai aktivis Remaja Masjid, Rohis, Pesantren, Universitas, Aktivis Media Sosial, Blogger, maupun organisasi kepemudaan Islam lainnya di wilayah Palembang.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



