Jakarta, Bimas Islam --- Kepala KUA Kebayoran Lama, Madari siap mewujudkan Revitalisasi KUA. Madari berharap, Revitalisasi KUA membuat wajah KUA makin baik dalam penilaian masyarakat.
"Ke depan, wajah KUA semakin berseri di tengah masyarakat dimulai dari penampilan kantor, sarana prasarana, sumber daya manusia, pelayanan yang ramah, sopan, bersih, dan representatif," ungkap Madari di Kebayoran Lama, Jumat (22/4/22).
Tidak hanya bersih secara fisik, Madari yang merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) ini menambahkan, KUA Kebayoran Lama berkomitmen untuk bersih dari pungutan liar (Pungli).
"Kita terus memperkuat layanan program keagamaan, layanan nikah dan rujuk ditingkatkan melalui sistem online, tidak ada pungli, bersih, profesional, dan tepat waktu," ungkapnya.
Selain itu, Madari juga mengonfirmasi kesiapan KUA Kebayoran Lama dalam melakukan deteksi dini terhadap anasir konflik keagamaan di masyarakat.
"Dengan terus melaksanakan dialog antarumat beragama secara intensif dan koordinatif KUA akan mampu melakukan deteksi dini terhadap persoalan keagamaan, termasuk anasir munculnya paham ekstrem, menyimpang, dan sesat," tegasnya.
"Dengan deteksi dini konflik keagamaan KUA akan mampu melakukan tindakan yang tepat dan antisipatif," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



