Gunungkidul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam Kecamatan Paliyan, Ahmad Munir memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada sopir ojek online (Ojol). Bimluh dikemas dalam bentuk obrolan santai dengan tema pentingnya menjaga kerukunan antar sesama.
"Kami mengadakan Bimluh mengundang komunitas Ojol. Anggota komunitas sekitar 1000 orang. Karena pandemi Covid-19, yang hadir hanya perwakilan sekitar 50 orang," ungkap Munir di Gunungkidul melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Selasa (8/6/21).
Munir yang merupakan Juara 1 Penyuluh Teladan Tingkat Nasional Tahun 2018 ini menjelaskan, kerukunan berperan penting dalam menentukan perolehan rezeki setiap orang. Semakin rukun, katanya, akan semakin berlimpah rezeki.
"Jalan rezeki sudah ditentukan. Tetapi, yang lebih penting dari itu tentang bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat. Kebermanfaatan akan lahir manakala ada kerukunan di tengah-tengah kita,” tambahnya di depan peserta Bimluh.
Dalam Bimluh yang bertema Indahnya Kerukunan dalam Warna-warni Perbedaan ini, Munir mengajak seluruh yang hadir mengawali kerukunan dari rumah. Kerukunan di rumah, tambahnya, akan berpengaruh besar terhadap kerukunan di masyarakat.
"Kesuksesan seorang suami juga ditentukan peran istri. Pun sebaliknya. Oleh karena itu, menjaga keharmonisan keluarga menjadi sangat penting jika ingin usaha mencari rezeki berjalan baik," tegasnya.
"Tanpa kerukunan kita hanya akan menjadi buih di lautan, terombang-ambing tanpa arah dan tujuan,” pungkas Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



