Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengajak ormas dan institusi Islam di dalam mengemban tugas dakwah saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain, karena dakwah merupakan agenda yang harus dilaksanakan secara estafet dan saling menyambung antargenerasi.
"Umat Islam tidak boleh merusak hasil dakwah sebagian umat Islam yang lainnya hanya karena berbeda paham dan golongan," tegas Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Rabu (29/12/2021).
Fuad menyampaikan, dakwah harus terus berjalan meskipun beratnya tantangan dan kesulitan yang dihadapi di lapangan, karena dakwah merupakan jawaban umat Islam terhadap situasi kekinian dan antisipasi masa depan.
"Islam diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya, sejak zaman Nabi dan seterusnya melalui dakwah. Semua kelompok dan organisasi umat Islam harus bersatu dalam satu misi besar dakwah islamiyah, menebarkan Islam yang rahmatan lil alamin," lanjutnya.
Untuk mencapai tujuan dan hasil dakwah yang efektif dan optimal, lanjut Fuad, maka peran organisasi, beserta para tenaga dakwah yang terdidik, terlatih, dan istikamah sangat diperlukan. Dakwah harus dilakukan secara sistematis, tidak secara sporadis.
"Semangat untuk mengamalkan dan menegakkan ajaran Islam harus dilandasi dengan pengetahuan yang memadai tentang ajaran Islam secara utuh dan komprehensif agar tidak melahirkan pemahaman dan gerakan keagamaan yang parsial, dangkal, dan kontraproduktif," ujar Fuad.
Fuad menambahkan, umat Islam tidak cukup hanya hebat dalam dakwah dari mimbar masjid saja, tetapi melainkan juga harus menggarap keunggulan dakwah dalam bentuk lain yang dilukiskan sebagai dakwah tanpa suara, seperti dakwah melalui media massa dan sosial media, dakwah di bidang ekonomi, dakwah di bidang kesehatan, dan sebagainya yang telah dilakukan selama ini.
"Berdakwah tanpa suara, mengenang istilah tokoh Islam almarhum M. Yunan Nasution, sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan taraf hidup umat Islam sehingga terbebas dari keterbelakangan, kebodohan, dan kemiskinan," tutup Fuad.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



