Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong para orang tua untuk mengajarkan anak-anak mereka membaca Al-Qur’an sejak dini. Hal ini dalam rangka mendekatkan umat Islam dengan kitab sucinya agar menjadi pribadi yang bertakwa.
"Anak-anak kita sejak usia dini perlu diajarkan, dekat, dan berinteraksi dengan Al-Qur'an yang dapat memberikan jawaban inspiratif dan solutif atas segala problematika kehidupan," ujar Fuad saat hadir dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan 1442 Hijriah, bertempat di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag, Jln MH Thamrin, Jakarta pada Kamis (29/4).
Fuad mengingatkan para orang tua mempunyai tanggung jawab moral terhadap pendidikan keagamaan dari anak-anak mereka sebagai generasi penerus umat Islam ke depan, apabila mereka tidak mampu dan mengenal Al-Qur’an.
"Orangtua semestinya merasa malu dan berdosa jika anak-anaknya buta aksara Al-Qur’an, tidak bisa membaca huruf dan tulisan Al Quran dalam bahasa Arab," imbuhnya.
Fuad melanjutkan Al-Qur’an telah memberi tahu kepada manusia bahwa ilmu, kekuasaan, dan harta adalah amanah. Setiap amanah akan diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah.
"Isi dan pesan-pesan Al-Qur’an adalah universal dan abadi. Kebenaran Al-Qur’an tidak dapat dibantah oleh penemuan ilmiah, bahkan sebaliknya penemuan ilmiah yang memperkuat kebenaran ayat-ayat Al-Qur'an, karena Al-Qur'an bukan hasil pemikiran manusia," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



