Jakarta, Bimas Islam --- Mendidik anak di era keterbukaan informasi memiliki tantangannya sendiri. Orang tua diharapkan melakukan penyesuaian dan pengembangan kapasitas diri agar berhasil mendidik anak.
Persoalan inilah yang diungkap Kasubdit Bina Kepenghuluan Kemenag, Anwar Sa'adi dalam Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Jakarta, Minggu (10/4/22). Menurut Anwar, kehadiran orang tua sangat penting.
"Kehadiran orang tua sangat diperlukan. Apalagi saat anak ada persoalan. Kehadiran orang tua merupakan pemenuhan terhadap kebutuhan anak dalam mendapatkan bimbingan," ungkap Anwar.
Orang tua diharapkan memiliki kapasitas dalam memberikan bimbingan yang tepat kepada anak. Kehadirannya akan meminimalisir potensi berlarinya anak kepada pihak yang tidak tepat.
"Kalau orang tua tidak hadir, anak sangat mungkin pergi kepada kawannya. Padahal, kawannya tidak punya kapasitas memberikan bimbingan," ungkapnya.
Tak hanya teman, gadget juga kerap dijadikan sarana pelarian anak. Apalagi, anak-anak generasi Z bersentuhan langsung dengan perangkat teknologi.
"Kehadiran orang tua sangat dibutuhkan untuk membimbing dan memberi teladan. Generasi Z ini sangat sensitif dalam perkembangan. Perlu edukasi dan lingkungan yang sehat terutama dari sisi pergaulan," pungkas Anwar dalam acara yang merupakan kerja sama Ditjen Bimas Islam Kemenag dan JakTV ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



