Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim mengatakan fungsi masjid tidak hanya sekadar tempat salat, tetapi juga dapat menjadi pusat literasi keagamaan.
Menurut Agus, untuk mencapai optimalisasi masjid menjadi pusat literasi keagamaan, maka masjid perlu dikuatkan dari berbagai fungsi, salah satunya mendirikan perpustakaan masjid sebagai media pendidikan bagi jamaahnya.
“Perpustakaan masjid maka akan mendukung fungsi masjid dalam meningkatkan kualitas bimbingan kepada umat, memberikan layanan informasi keagamaan yang moderat, dan turut memberdayakan potensi ekonomi umat Islam melalui kepustakaan yang berkualitas,” tutur Agus usai memberikan arahan pada acara Finalisasi Penyusunan Buku Pedoman Pengelolaan Perpustakaan Masjid di Tangerang, Kamis (3/6).
Untuk meningkatkan literasi keagamaan dari masjid, maka fungsi perpustakaan masjid menurut Agus harus memberikan fasilitas bimbingan dan layanan kepada umat Islam melalui penyediaan informasi dan kegiatan edukatif.
“Bahkan perpustakaan masjid bisa menjadi ruang membaca dan belajar yang nyaman bagi masyarakat, dengan demikian tentu harapannya dapat meningkatkan kehidupan umat Islam yang moderat dan cerdas, baik secara spiritual, intelektual, maupun emosional,” paparnya.
Agus menegaskan, agar pengelolaan perpustakaan masjid dapat maksimal, pengurus atau takmir masjid perlu meningkatkan dari sisi organisasi, manajemen, sumber daya manusia, pengelolaan, koleksi, pelayanan, pembiayaan, serta sarana dan prasarana.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



