Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama melalui Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam mengadakan Dialog Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan Tingkat Pusat di Jakarta, Rabu-Jumat (25-27/8/21). Kegiatan yang bertujuan meneguhkan sikap moderasi beragama melalui Ormas Islam ini dihelat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri. Dalam sambutannya, Syamsul mengajak pimpinan Ormas Islam untuk terus mengawal dakwah ramah dan kasih sayang di Indonesia.
"Mari terus mengawal dakwah di negeri ini. Dakwah yang damai, ramah, wasathiyah, rahmatan lil 'alamin. Dakwah Islam yang utuh, toleran, dan sangat membangun kebersamaan," ungkap Syamsul, Rabu (25/8/21) malam.
Sejumlah narasumber dihadirkan dalam dialog ini. Narasumber pada hari pertama, Dadang Kahmad dari Pimpinan Pusat Muhammadiyyah. Dadang menyampaikan materi berjudul Nilai-nilai Moderasi Beragama dan Penguatan Konstruksi Sosial.
Pada hari kedua, acara diawali dengan paparan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini. Secara virtual, Helmy menyampaikan tiga rahasia baiknya toleransi yang terjalin di tengah masyarakat Indonesia.
Dialog dilanjutkan dengan paparan materi dari Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Dirjen menyampaikan kebijakan Kemenag dalam pengarusutamaan moderasi beragama sekaligus memberikan apresiasi atas peran Ormas Islam dalam menjaga ketahanan bangsa.
Setelah Dirjen, dialog dilanjutkan oleh Habib Ali Hasan Bahar dari Majelis Ulama Indonesia; Tenaga Ahli Menag Bidang Pengembangan Data dan Statistika, Hasanuddin Ali; Staf Khusus Menag Bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan dan Moderasi Beragama, Ishfah Abidal Aziz; dan Staf Khusus Menag Bidang Hubungan Antar Kementerian/Lembaga, TNI-POLRI, Kerukunan dan Toleransi, Mohammad Nuruzzaman.
Hadir pula dalam dialog yang diikuti 35 perwakilan Ormas Islam dan lembaga keagamaan ini, Kepala Seksi Ketenagaan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Ismail Sulaiman dan Kepala Seksi Kemitraan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Zaini Anton Riyadi. Secara resmi, dialog ditutup oleh Kasubdit Kemitraan Umat Islam, Ali Sibromalisi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



