Aceh Utara, Bimas Islam - - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Helmi Saputra mengatakan, program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag memberikan efek positif. Salah satunya adalah Rumah Payet Maya Kemal telah menambah karyawan dan memperluas pemasaran.
“Penerima manfaat di Kecamatan Matangkuli dengan usaha Rumah Payet Maya Kemal saat ini memiliki 13 karyawan. Sebelumnya belum memakai karyawan. Semoga ke depannya semakin maju usahanya dan semakin banyak karyawan yang dibutuhkan,” kata Helmi saat dihubungi bimasislam, Senin (26/09).
Helmi menjelaskan, setelah menerima bantuan program Pemberdayaan Ekonomi Umat, usaha Rumah Payet mengalami peningkatan penjualan dan omzet. Bahkan, ada pembeli yang memesan dari Jakarta sampai Malaysia.
“Mereka memanfaatkan dahsyatnya media sosial untuk berjualan seperti Tiktok, Instagram, dan Facebook,” ujar Helmi.
Dalam program ini, lanjut Helmi, Kemenag juga menugaskan pendamping untuk pembinaan dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Penyuluh Agama Islam. Pembinaan dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus pengawasan.
“Pendampingan dilakukan selama 3 tahun dengan materi manajemen usaha, keuangan, bimbingan kebangsaan, dan keagamaan,” tutur Helmi.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



