Tanggamus, Bimas Islam --- Pernikahan sebagai perjalanan hidup dan takdir tak selalu dijalani di usia muda. Kerap kali, jodoh yang diimpikan baru hadir ketika seseorang berada di usia senja.
Seperti halnya Supriyatin (63) dan Umayah (59). Keduanya merupakan warga Kabupaten Tanggamus, Lampung yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
"Meski keduanya sudah senior dan banyak pengalaman berumah tangga, KUA Sumberejo tetap memberikan pembekalan Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Melalui Bimwin ini Kemenag berharap pasangan calon pengantin mampu menghadapi dinamika rumah tangga," ungkap Penyuluh Agama Islam KUA Sumberejo, Ratnawiyah kepada bimasislam, Senin (11/7/22).
Supriyatin sudah sudah menjalani dua kali pernikahan. Istri pertama dan keduanya wafat. Umayah merupakan wanita ketiga yang akan dinikahi pria beranak 3 ini.
"Kadang kita lupa ilmu berumah tangga karena sudah lama menjalaninya. Alhasil, perlunya peremajaan hubungan agar rumah tangga terasa segar dan penuh kebahagiaan," ungkap Ratna kepada kedua calon pengantin (Catin).
Meski sudah kenyang menjalani kehidupan sebagai suami dan istri dengan pasangan sebelumnya, kedua pasangan ini tampak menikmati dan berterima kasih atas Bimwin Catin yang diberikan KUA Sumberejo.
"Sangat senang karena diingatkan. Kami jadi terasa muda dan lebih bersemangat," ungkap Supriyatin sembari tersenyum.
Selain pentingnya peremajaan hubungan, Ratna juga menyampaikan pentingnya bersikap adil dan penerimaan. "Penting sekali sikap penerimaan dan adil. Tidak hanya kepada pasangan, tetapi juga kepada anak-anak dari masing-masing pihak," pungkas Ratna.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



