Makassar, Bimas Islam --- Peneliti Alvara Institute, Harry Nugroho menjadi salah satu narasumber pada Bimtek Petugas Layanan KUA di Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Kamis (30/6/22) malam. Dalam salah satu paparannya, Harry menyampaikan tiga aspek Revitalisasi KUA.
"Revitalisasi KUA menyasar fisik KUA. KUA Revitalisasi dibangun dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Termasuk dalam aspek fisik ini, gedung, sarana prasarana, dan teknologi informasi," ungkap Harry.
Harry menambahkan, aspek fisik pada Revitalsiasi KUA tidak mengutamakan pada kemewahan dan kemegahan. Katanya, aspek fisik dititikberatkan pada fungsi layanan.
"Aspek kedua operation. Layanan di KUA harus memliki standar prosedur, waktu, dan aturan-aturan lainnya. Semuanya jelas dan terukur," tambahnya.
Aspek ketiga pada Revitalisasi KUA adalah people. Harry menyebutkan, fisik dan prosedur tidak akan banyak berguna jika tidak dioperasikan oleh petugas yang cakap.
"Aspek people (sumber daya manusia) meliputi petugas layanan yang berhadapan langsung dengan masyarakat atau yang tidak (back office)," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



