Jakarta, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu membagikan buku zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu. Analis Kebijakan Muda Seksi Pemberdayaan Zakat Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa), Septy Veronica mengatakan, pemberian buku dilakukan untuk meningkatkan kompetensi amil di Baznas Provinsi Bengkulu.
“Pemberian buku zakat ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perundangan zakat, dan pemberdayaan zakat di masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima tim pemberitaan Bimas Islam, Rabu (05/01).
Septy merinci, tiga judul buku yang diberikan dari Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag adalah buku Kompilasi Zakat Nasional, buku Undang-undang Zakat 23/2011, dan buku Kepemimpinan dan Pemberdayaan Amil Zakat.
“Buku Kompilasi Zakat sebanyak 55 eksemplar, buku Undang-undang zakat sebanyak 70 eksemplar, dan buku Kepemimpinan dan Pemberdayaan Amil sebanyak 25 eksemplar. Total 150 buku,” ujarnya.
Selain itu, Septy berharap, meningkatnya kompetensi amil dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat sehingga jumlah penghimpunan zakat di Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan yang signifikan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Semoga masyarakat jadi lebih cinta kepada zakat dan menjadikan zakat sebagai lifestyle, sehingga penghimpunan zakat tidak hanya terjadi saat Ramadan,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



