Banyumas, Bimas Islam -- BAZNAS dan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Banyumas menghelat Pelatihan Penyuluh Pendamping Mustahik Produktif di Banyumas. Hadir sebagai narasumber, Kasi Bimas Islam Kankemenag Banyumas, Afifuddin Idris dan Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hasanatul Mufidah.
Dalam sambutannya, Afif mengapresiasi kegiatan yang diikuti 80 Penyuluh Agama Islam ini. Ia berharap, pembekalan ilmu yang disampaikan narasumber bisa diajarkan kepada mustahik hingga mampu bertransformasi menjadi muzaki.
"Pemberdayaan ekonomi umat dengan beragam bidang akan terus kita tingkatkan. Potensi Penyuluh Agama sebagai penggerak umat agar berdaya akan terus dilaksanakan hingga kondisi mustahik berubah menjadi muzaki," ungkap Afif dalam keterangannya di Banyumas, Kamis (1/12/22).
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari ini menghadirkan narasumber CEO Green House Sokaraja, Arky Gilang Wahab. Hadir pula Perwakilan BSI Cabang Purwokerto.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hasanatul Mufidah menyambut baik kegiatan yang diinisiasi Pokjaluh ini. Mufidah menyebut, pendampingan mustahik produktif akan disinergikan dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa dan Masjid.
"Menjadi tugas mulia bagi kita untuk terus membuat masyarakat berdaya. Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya untuk konsumtif, tetapi juga harus produktif. Program ini selaras dengan UPZ Desa dan Masjid yang sudah kita jalankan," ungkap Mufidah.
Pelibatan Penyuluh Agama Islam, pungkasnya, diharapkan mempercepat proses suksesi UPZ Desa dan Masjid. Hingga kini masih ada 17 dari 331 desa dan kelurahan yang belum melaksanakan program ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



