Penandatanganan kerja sama dilakukan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin diwakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur bersama perwakilan dari PT Unilever Indonesia Tbk Nurdiana Darus dan Willy Saelan. Penandatangan tersebut disaksikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki bersama Komisaris Independen Unilever Indonesia, Alissa Wahid.
Dalam kesempatan itu, Waryono menjelaskan, kerja sama yang dilakukan meliputi program peningkatan kualitas kesehatan, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan nutrisi seimbang, program pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta sinergi pengembangan program atau kegiatan lainnya terkait pemberdayaan Kampung Zakat.
Waryono mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di kawasan setempat.
"Ini adalah upaya untuk melebarkan kerja sama Kemenag dengan semua &em;>stakeholder. Terlebih, di Ditjen Bimas Islam terdapat Project Management Unit (PMU) Kampung Zakat yang bisa disinergikan dengan PT Unilever Indonesia Tbk,” ungkapnya.
Waryono berharap, kerja sama tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk stakeholder di lembaga pendidikan untuk pemberdayaan ekonomi.
Sebagai langkah awal, dilakukan serah terima bantuan secara simbolis untuk perwakilan pondok pesantren dan Kampung Zakat oleh PT Unilever Indonesia dan Kemenag. Bantuan yang diberikan berupa produk dan peralatan kebersihan dan kesehatan, serta sarana penunjang pendidikan bagi pondok pesantren dan Kampung Zakat.
Acara Peluncuran Kerja Sama Kemenag dan Unilever Indonesia dengan tema ‘Sehat, Hijau, Berdaya’ itu dihadiri Kasubdit Edukasi, Inovasi dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin dan jajarannya, serta 1.000 santri/santriwati.
Wcp/Mr



