Padang, Bimas Islam --- Sekretariat Ditjen Bimas Islam menggelar pelatihan Pembangunan Budaya Pelayanan Prima di Lingkungan Ditjen Bimas Islam di Kanwil Kemenag Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis, 23 Juni 2022.
Subkoordinator Organisasi dan Tatalaksana Ditjen Bimas Islam, Ferdiansyah mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan performa dalam melayani masyarakat demi terwujudnya budaya pelayanan prima.
“Kualitas pelayanan publik merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pelayanan publik atau pelayanan umum yang diselenggarakan oleh Instansi Pemerintah,” kata Ferdi mewakili Koordinator Fungsi Organisasi, Kepegawaian dan Hukum Andi Hukmah saat membuka Workshop Pembangunan Budaya Pelayanan Prima Ditjen Bimas Islam di Provinsi Sumbar, Kamis (24/6).
Ferdi berharap, kegiatan ini dapat membuat seluruh SDM Kementerian Agama khususnya di Lingkungan Ditjen Bimas Islam dapat memiliki perspektif yang sama mengenai pelayanan prima. Pelayanan publik yang prima (excellent service), lanjut Ferdi, adalah keterampilan dan kewajiban yang harus diberikan kepada masyarakat dan stakeholder.
“Penerapan budaya prima perlu diterapkan dengan sungguh-sungguh, serta ditunjang oleh SDM yang profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Kakanwil Kemenag Sumbar, Miswan mengatakan, penyediaan pelayanan publik yang bermutu salah satu alat untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah yang semakin berkurang.
“Untuk itu kita perlu mengoptimalkan budaya layanan prima bagi semua aparatur di Kementerian Agama," ungkap Miswan.
Kegiatan yang dilaksanakan 23-25 Juni 2022 ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Sumbar, Kankemenag Kota Padang, penghulu dan penyuluh agama Islam se-Kota Padang, dan pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam. Hadir pula, Subkoordinator Kepegawaian Firdaus Indriawan, dan Subkoordinator Hukum Salamun Zuhri Asriv.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



