Kupang, Bimas Islam - - Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo mengapresiasi buku Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam. Kardinal Suharyo mengatakan, terbitnya buku Moderasi Beragama sangat bagus dalam menjaga keberagaman di Indonesia.
“Buku ini sangat bagus. Tinggal dijalankan saja oleh masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama,” katanya saat mengunjungi stan Kementerian Agama di GOR Oepoi, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/10) malam.
Kardinal Suharyo mengatakan, stan Kementerian Agama yang diisi Bimas Katolik, Bimas Kristen, Bimas Islam, Bimas Hindu, dan Bimas Budha dalam perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 28-31 Oktober 2022 ini ingin menyampaikan pesan toleransi kepada masyarakat.
“Ada pesan toleransi yang ingin disampaikan Kementerian Agama kepada masyarakat sebagai Kementerian seluruh agama di Indonesia,” ujarnya.
Pesparani Katolik II di Kupang NTT resmi dimulai dengan pembukaan Expo Nusantara oleh Wakil Gubernur NTT, Yosef Nai Soi. Yosef mengatakan, Pesparani bukan hanya pesta umat Katolik di Indonesia tetapi pesta seluruh rakyat NTT dengan tidak membeda-bedakan suku dan agama.
“Pesparani II ini tidak hanya melibatkan umat Katolik, tetapi juga semua umat beragama lain baik dalam kepanitiaan maupun dalam mengisi acara,” katanya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



