Jakarta, Bimas Islam --- Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengajak seluruh lembaga pengelola zakat memperkuat ukhuwah islamiyah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah. Wamen mengatakan, ukhuwah islamiyah di bidang sosial dan ekonomi untuk mewujudkan keadilan sosial di tengah masyarakat.
“Melalui peran zakat dan wakaf, ukhuwah islamiyah di bidang sosial dan ekonomi dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sesuai amanah konstitusi,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Wisuda Akbar Santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI) angkatan ke-24 dan 25 di Masjid Raya Al-Azhar Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (06/01).
Pria yang akrab disapa Buya Zainut menjelaskan, saat ekonomi yang mengandalkan kekuatan modal dan pasar mengalami depresi dan resesi akibat Pandemi Covid-19, di sinilah peran zakat dan wakaf muncul sebagai kebangkitan ekonomi umat.
“Sistem ekonomi yang bertumpu pada keimanan dan kedermawanan menjadi solusi untuk menyelamatkan umat di tengah Pandemi Covid-19,” ujarnya.
Buya Zainut menyatakan, peran strategis zakat dan wakaf sebagai suatu sistem pendistribusian kekayaan yang memungkinkan setiap umat di berbagai kondisi terjamin kebutuhan pokoknya dan terjamin masa depannya setiap generasi.
“Melalui sinergi zakat dan wakaf masyarakat yang lemah secara ekonomi bisa mandiri dan merubah nasibnya ke taraf yang lebih baik,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ini Langkah Kemenag Jadikan Dana Sosial Keagamaan Instrumen Strategis Pengentasan Kemiskinan
Bandung, Bimas Islam — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya…



