Banyuwangi, Bimas Islam - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi menghadirkan program Ngobrol Pagi Tumbuhkan Kerukunan (Ngopi Tubruk). Program yang digelar setiap bulan di hari Jumat itu dilaksanakan untuk mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Kecamatan Songgon.
Kepala KUA Songgon, Fathur Rahman mengatakan, program yang sudah berjalan sejak September 2022 itu menghadirkan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), pendeta dan pengurus gereja, serta pemangku umat Hindu.
“Setiap pemuka agama akan bincang santai terkait problematika yang terjadi di masyarakat dalam upaya mempererat kerukunan,” kata Fathur di Banyuwangi, Senin (14/11).
Fathur menjelaskan, Ngopi Tubruk dilatarbelakangi oleh penguatan fungsi moderasi beragama pada KUA dalam merawat kerukunan umat beragama. Oleh sebab itu, setiap pelayanan KUA harus berpegang pada prinsip moderat, inklusif, mudah, andal, kredibel, dan transparan.
Fathur berharap, KUA yang dipimpinnya dapat menjadi media dalam menggerakkan praktik moderasi beragama di tingkat Kecamatan Songgon. Dengan demikian, potensi konflik keagamaan bisa diantisipasi lebih dini.
“Ke depan, KUA Songgon dapat berperan sebagai penggerak moderasi beragama di tingkat kecamatan,” ujarnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



