Pidie, Bimas Islam -- Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Aceh, Yasih melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie. Hal ini dalam rangka melakukan mitigasi harta benda wakaf dan pembinaan bagi para nazir di Kabupaten Pidie, Selasa (13/12/2022).
Yasih mengemukakan, wakaf merupakan amanat yang tertulis dalam Al-Qur'an untuk menyerahkan sebagian hartanya bagi kemaslahatan umat. Menurutnya, pengembangan harta benda wakaf dapat menjadi penunjang ekonomi umat Islam.
"Jika kita bersikap optimistis untuk mengembangkan aset wakaf menjadi produktif, insyaallah manfaatnya akan sangat besar untuk perekonomian umat," ujar Yasih.
Yasih menyampaikan, nazir merupakan ujung tombak pengelolaan aset wakaf agar menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomis. Untuk itu, lanjutnya, pembinaan nazir secara berkelanjutan perlu dilakukan.
"Sesuai dengan arahan dari Kemenag pusat, aset wakaf kini tidak hanya terpaku kepada tempat ibadah seperti masjid dan musala, namun juga harus bersifat produktif dan dapat dirasakan manfaatnya untuk umat," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Pidie, Abdullah menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dari Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Aceh. Menurutnya, amanat yang disampaikan sangat berguna dalam upaya meningkatkan pengembangan aset wakaf di wilayahnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



