Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Menag: Tujuan Utama STQ untuk Memuliakan al-Quran

Tarakan, bimasislam – Malam Taaruf Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXIV berlangsung meriah. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan STQ, sebagai ajang silaturahmi antara tuan rumah dengan kafilah dari 34 provinsi se Indonesia.
 
Acara sendiri diawali dengan penyerahan bendera Musabaqah Tilawatil Quran dari ketua Lembaga Tilawatil Quran (LPTQ) Nasional yang diwakili Sektretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin kepada Gubernur Kaltara selaku tuan rumah yang diselenggarakan di Hall Convention Tarakan Plaza, Jumat malam (15/7).
 
Dalam sambutannya, Menteri Agama melalui Sekteraris Ditjen Bimas Islam, menyampaikan pesan agar para peserta STQ tidak mengaburkan tujuan umata STQ karena STQ digelar dalam rangka memuliakan al Quran.
 
“Saya berpesan kepada semua kafilah peserta bahwa motivasi untuk menjadi juara tidak boleh mengaburkan tujuan utama STQ yaitu dalam rangka memuliakan kitab suci alQuran, wahyu Allah yang diturunkan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang beriman“, ujar Muhammadiyah Amin membacakan pesan Menag.   
 
Selain itu, Menag juga berpesan mengenai pentingnya kerukunan umat beragama dalan bingkai NKRI. “Saya beharap melalui kegiatan STQ Naisonal ini dapat meningkatkan kesadaran beragama umat Islam dan kerukunan antarumat beragama yang harus kita pelihara di setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Idonesia“, demikian pesan Menag yang disampaikan kepada seluruh peserta STQ.
 
Ditempat yang sama, Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie mengaku senang Kaltara dipercaya sebagai tuan rumah ajang dua tahunan itu. Irianto juga mengatakan jika Kaltara adalah miniatur Indonesia sekaligus masa depan Indonesia.
 
“Kaltara khususnya Tarakan ini adalah miniatur Indonesia, disini ada beragam suku, budaya, agama dan memiliki sumber daya alam melimpah, di sinilah masa depan Indonesia“, tegasnya.
 
Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Hakim yang juga mantan Menterin Agama, KH. Said Aqil Husein Al-Munawar, Wali Kota Tarakan, dan beberapa pejabat Kementerian Agama.  
 
Acara nampak meriah dengan tampilnya tarian kolosal selamat datang. Puncak acara sendiri menampilkan haflah tilawah dari para Qari legendaris yang dipimpin KH. Said Aqil Husein Al Munawar.
 
(syamsuddin/bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.