Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

Penyuluh Harus Memiliki Wawasan tentang Zakat

Kota Cimahi, bimasislam—Restrukturisasi penyuluh agama Islam meniscayakan keberadaan penyuluh yang juga memiliki wawasan tentang zakat. Penyuluh selain membina keagamaan, juga bertugas melakukan sosialisasi zakat sebagai syariat Islam dan pengelolaannya di Indonesia. Hal inilah yang mendorong Kementerian Agama Kota Cimahi, Jawa Barat, terus membina para penyuluh agama Islam agar memiliki wawasan tentang zakat yang baik.
 
Kepada bimasislam, Kasi Bimas Kementerian Agama Kota Cimahi, Zulkifli Abubakar menegaskan, pihaknya sangat serius mendukung upaya pemeirntah meningkatkan dana zakat yang begitu besar. Menurutnya, tugas pemberdayaan zakat tidak hanya dibebankan kepada BAZNAS, namun juga perlu keterlibatan para penyuluh agama Islam.
 
Zulkifli mencontohkan, pada tahun 2017 ini pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan Pembinaan penyuluhan Zakat, melibatkan lebih dari 20 orang peserta yang terdiri dari Unsur UPZ Kelurahan/Kecamatan, Unsur Lembaga Zakat, Unsur Pondok Pesantren dan Penyuluh Agama Islam Non PNS.
 
“Kami berharap para penyuluh berperan mensosialisasikan zakat ini kepada jamahnya masing-maisng. Agar kesadaran membayar zakat terus meningkat,”ujarnya.
 
Zulkifli menegaskan, tujuan pembinaan penyuluhan Zakat adalah terlaksananya kegiatan Penyuluhan Pengelolaan, Pendistribusian Zakat tingkat Kota Cimahi tahun 2017, terbinanya 20 orang Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Kota Cimahi dalam pengelolaan dan pembinaan pemberdayaan Zakat serta dapat menyebarkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat di sekitarnya.
 
Melalui kegiatan ini, tambahnya, pihaknya mengharapkan sinergi antara BAZNAS, LAZ, UPZ dan Kementerian Agama dalam menyamakan persepsi, serta langkah-langkah kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja dan kualitas pelayanan Kementerian Agama, khususnya di bidang pengelolaan dan pendistribusian Zakat kepada Masyarakat .
 
(Ihsan Bayu-Hastomo-Ina/foto: kemenagkotacimahi)
 

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.