Bimas IslamDirectorate General of Islamic Community Guidance

STQ Nasional Tarakan 2017 Resmi Ditutup

Tarakan, bimasislam-- Penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran  (STQ) Nasional XXIV 2017 Tarakan, Kalimantan Utaran telah resmi usai dan ditutup pada Jumat 21 Juli 2017 malam.
 
Acara tersebut ditutup oleh Plt. Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamarudin Amin yang menggantikan Menteri Agama yang berhalangan hadir.
 
"Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabil alamin, Seleksi Tilawaril Quran ke-4 tahun 2017 di Kota Tarakan secara resmi saya nyatakan ditutup," ujar Kamarudin dalam acara penutupan, Tarakan, Jumat (21/7) malam.
 
Meski gerimis sempat turun dalam acara penutupan, tetapi banyak masyarakat memadari area Masjid Baitul Izzah, penekanan tombol dan pertunjukan kembang api menjadi simbol bahwa penyelenggaraan STQ Nasional ke-24 Tarakan resmi diturup.
 
Kamarudin berharap, STQ ini bisa menigkatkan rasa cinta umat Islam kepada Al-Quran, dengan tidak hanya membaca atau menghafalnya, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Mari kita semua majukan banga ini sengan selalu ingat Al-Quran dalam membangun sumber daya manusia berkualitas dan berkarakter," katanya.
 
Pada acara penutupan tersebut hadir pula Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, juga Gubernur provinsi dari seluruh Indonesia.
 
Adapun peringkat 10 besar yang diumumkan oleh panitia sebbagai berikut: (1) DKI Jakarta, (2) Kepri, (3) Jateng, (4) Kaltim, (5) Banten, (6) Sumut dan Sumbar, (7) Aceh dan Kaltara, (8) Jabar dan Kalsel, (9) Jambi dan Kalbar, (10) Jatim, Papua Barat, dan NTB.

Seleksi Tilawatil Quran  (STQ) Nasional XXIV 2017 Tarakan, Kalimantan Utara sendiri diselenggatakan sejak 16 Juli hingga 21 Juli 2017 dengan diikuti 460 orang peserta dari 34 Provinsi seluruh Indonesia.
 
(Royhanul Iman/Bimasislam)

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.