Mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Implementasi Kalender Hijriyah Global” diselenggarakan untuk memberikan pencerahan, berupa ide dan solusi dalam penyusunan kalender hijriyah.
Melalui prakata singkatnya pada malam penyambutan para delegasi dan peserta, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Muhammadiyah Amin menyampaikan salam hangat dan ucapan terimakasih, serta harapan terkait hasil yang akan lahir dari pelaksanaan seminar tiga hari tersebut.
“Kepada seluruh peserta yang telah hadir, wa bil khusus kepada para delegasi negara yang malam ini telah turut bergabung, saya ucapkan terimakasih dan selamat datang di Wonderfull Indonesia Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia. Semoga dari pelaksanaan seminar ini dapat melahirkan pemikiran berharga, terutama terkait dengan kesepakatan penyatuan kalender hijriyah tidak hanya di tanah air tetapi juga di dunia, sambutnya.
Selama tiga hari para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian acara, dengan iringan kemasan konsep dan tata alur yang hangat dan menarik, seperti: welcome dinner bersama Grup Gambus An-Nabawi, pidato kunci oleh Menteri Agama, presentasi Ketua MUI dan Kepala LAPAN, tanggapan dan pandangan masing-masing delegasi, klasifikasi pandangan negara-negara, serta di ruang yang terpisah diagendakan pula sebuah kunjungan pada malam harinya ke Planetarium Jakarta.
Peserta SIFF 2017 ini selain dihadiri oleh para peserta dari dalam negeri, seperti perwakilan dari ahli falak Indonesia, ormas Islam, akademisi perguruan tinggi, pakar astronomi, lembaga-lembaga negara terkait, juga delegasi dari beberapa negara seperti Yordania, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.
(syafaat/bimasislam)






