Jakarta, bimasislam—Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional XXIII yang berlangsung dari tanggal 9-16 Agustus di Asrama haji Pondok Gede, hari ini memasuki fase akhir. Dalam pantauan bimasislam, sejak dibuka oleh Menteri Agama, Senin (10/8), setiap cabang menampilkan 15-17 peserta perhari. Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, perlombaan dilangsungkan hingga pukul 22.00 WIB dengan jeda istirahat sebanyak tiga kali. Sebanyak 473 peserta dari 34 provinsi terlibat dalam ajang yang dihelat dua tahunan, 243 diantaranya peserta laki-laki dan 227 peserta perempuan. Ada tiga cabang perlombaan dengan delapan golongan dengan rincian: cabang tilawah terbagi dua golongan, cabang hifdzil qur’an lima golongan dan cabang tafsir Bahasa Arab satu golongan.
Menurut Dr. Ahsin Sakho Muhammad, MA, ketua Dewan Hakim STQN XXIII, secara keseluruhan penyelenggaraan event STQN berjalan dengan lancar. Sejak awal pelaksanaan, pihaknya berkoordinasi dengan panitera dan panitia untuk melakukan pemantauan sehingga pelaksanaan perlombaan berjalan tertib dan tepat waktu.
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menambahkan, cabang tilawah menjadi cabang yang paling banyak tampil mengingat dari 34 provinsi seluruhnya mengirimkan delegasinya pada dua golongan yaitu anak-anak dan dewasa. Begitu pula dengan golongan hifdzil qur’an 1 juz, seluruh provinsi menyertakan utusannya.
Dalam pantauan bimasislam, cabang hifdzil qur’an 30 juz dan tafsir bahasa Arab merupakan cabang yang paling banyak membutuhkan waktu tampil. Menurut Subhan Nur, Lc, panitera pada cabang hifdzil qur’an 30 juz dan tafsir bahasa Arab, setiap peserta rata-rata membutuhkan waktu 20-30 menit untuk tampil. Walhasil, setiap hari hanya 10-11 peserta yang tampil.
“Subhanallah, saya kagum dengan para peserta hifdzil qur’an dan tafsir bahasa Arab ini. Selain penampilannya mengesankan, juga kemampuan penguasaan materi yang baik,” tutur Rahman, salah satu pengunjung yang setia menyaksikan cabang ini.
Rencananya acara Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional XXIII akan ditutup langsung oleh Menteri Agama, Sabtu (15/8) pukul 19.30 WIB bertempat di Gedung Serbaguna I Asrama Haji Pondok Gede. Selain pemberian hadiah, penutupan ini juga akan dimeriahkan pentas seni. (kangjeje/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



