Banjarmasin, bimasislam-- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA, menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi, pesatnya kemajuan teknologi tidak boleh dijadikan alasan untuk meninggalkan budaya silaturahmi yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
“Interaksi itu penting, sesunggunga ada pesan yang penting dalam setiap silaturahmi, sekarang sudah mulai hilang, orang menjadi tidak ramah terhadap sekitarnya”,ungkap Abdul Djamil saat memberikan arahan pada Workshop Jurnalis Keagamaan di Hotel Nasa Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (2/5) malam.
Fenomena kemajuan teknologi informasi, kata Djamil telah memberi dampak yang cukup kuat terhadap kehidupan sosial dan peradaban manusia pada umumnya. Teknologi dapat menjadikan sesuatu hal menjadi mudah, efektif, dan efisien, namun disisi lain seseorang bisa menjadi pribadi yang individual, tidak peka terhadap sekitarnya.
Dahulu, kenang Abdul Djamil, saat hari raya Idul Fitri, umat muslim satu sama lain selalu berkunjung dari satu rumah kerumah yang lain, permohonan maaf dilakukan dengan ijab qabul, berjabat tangan dan dengan suasana yang hangat. Dia lantas mencontohkan, saat hari raya, orang lebih memilih mengirim sms (Short Message Sevice-red) untuk mengucapkan selamat dan permohonan maaf, bahkan di tempat-tempat publik seperti stasiun, terminal dan ruang tunggu bandara, orang biasanya sibuk dengan gedget masing-masing, tradisi saling menyapa pun mulai pudar.
Silaturahmi, lanjut Abdul Djamil, merupakan ibadah yang sangat agung, mudah dan membawa berkah, oleh karenanya dirinya mengajak untuk tetap menjaga silaturahmi. “betapa pentingnya silaturahmi, karna dapat memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan”, pungkasnya. (syam/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



