Jakarta, Bimas Islam — Kegiatan CFD Peaceful Muharam 1448 Hijriah yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (21/6/2026), menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan ramah disabilitas.
Hal tersebut terlihat sejak awal acara melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disertai penerjemahan bahasa isyarat. Selain itu, seluruh rangkaian sambutan dan informasi kegiatan juga dilengkapi dengan juru bahasa isyarat sehingga dapat diakses sahabat tuli.
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, layanan bahasa isyarat dalam kegiatan CFD Peaceful Muharam merupakan upaya Kementerian Agama untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan dan kegiatan keagamaan secara setara.
“Kegiatan CFD Peaceful Muharam ini juga ramah disabilitas. Karena itu, kami menyediakan layanan bahasa isyarat agar pesan-pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini dapat diterima oleh semua peserta, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas pendengaran,” ujar Abu Rokhmad.
Menurutnya, semangat inklusivitas menjadi bagian penting dari transformasi layanan keagamaan yang terus didorong Kementerian Agama. Sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, layanan keagamaan harus dapat diakses seluruh warga tanpa terkecuali.
Karena itu, berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas diupayakan menghadirkan fasilitas yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
Abu juga menjelaskan, juru bahasa isyarat dalam CFD Peaceful Muharam merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tersebut, sehingga penyandang disabilitas dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, memahami pesan-pesan keagamaan yang disampaikan, serta berpartisipasi secara aktif dan setara.
Abu menyebut bahwa semangat Islam adalah menghadirkan kemaslahatan bagi semua, sehingga tidak boleh ada kelompok masyarakat yang merasa terpinggirkan atau mengalami hambatan dalam mengakses layanan dan kegiatan keagamaan.
Ia pun mengajak seluruh warga Jakarta untuk terus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sebagai bagian dari upaya menguatkan umat, bangsa, dan negara.
“Oleh karena itu, hari ini di Car Free Day minggu ini, kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk terus menebarkan kemaslahatan dalam menguatkan umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
CFD Peaceful Muharam 1448 Hijriah itu diikuti ribuan peserta, terselenggara atas kolaborasi Ditjen Bimas Islam, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kegiatan yang mengusung tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat tersebut dimeriahkan dengan senam sehat, hingga pembagian doorprize.
Msk/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



